Wisata Kuliner Khas Kota Palu

 

Kuliner Kota Palu masih ada kesamaan dengan kuliner Kota Makasar. Memang karena kedua kota ini saling berdekatan. Selain itu kedua kota ini memiliki sejarah keturunan yang sama. Konon dulu ada suku dari makasar yang pindah ke Palu dan sekitarnya. Dengan demikian berbagai kuliner Palu dan makasar ada banyak kesamaan hingga sekarang. Kuliner yang sama ini bukan saja berupa masakan rumahan yang dinikmati setiap hari, tetapi juga kue-kue tradisional yang banyak di jual di pasar tradisional. Berbagai kuliner Palu yang juga dijumpai di Makasar diantaranya adalah Barongko, Burasa, Palumara, Kaledo dll. Hanya saja walaupun sama, tapi ada beberapa bagian penyajian yang menyebabkan kuliner Palu dan Makasar sedikit berbeda.


Misalnya saja Barongko yang ada di Makasar tidak memakai roti tawar dalam adonan nya sedangkan barongko yang ada di Palu memakai roti tawar dalm adonan nya. Begitu juga dengan Palumara yang ada di Makasar dan Palu bisa saja berbeda dalam hal ikan yang di gunakan sebagai bahan utama. Kalau di Palu ikan yang sering di gunakan adalah ikan kakap sedangkan di Makasar lebih suka menggunakan ikan bandeng.

Kuliner Palu sering dikenal juga dengan sebutan kuliner Kaili. Beberapa kuliner khas Palu yang bisa kita nikmati diantaranya adalah Kaledo, Palumara, Sayur Wempoy, Duo Sale dan juga Nasi Jagung. Ciri khas dari masakan Palu adalah menggunakan bumbu berupa bawang merah,cabe dan asam jawa sehingga rasanya dominan asam dan pedas.



1. Palumara



Palumara juga sering disebut sebagai Sup Ikan. Bahan utama yang di gunakan tentu saja ikan laut seperti misalnya kakap merah, tongkol ataupun bandeng. Bagian yang di gunakan sebagai bahan Palumara ini bisa bagian kepala ataupun daging ikan. Bumbu yang di gunakan biasanya menggunakan cabe merah, bawang merah serta air asam jawa.


2. Kaledo



Kaledo adalah tulang sum-sum yang di sajikan bersama kuah asam pedas. Dalam setiap mangkuk Kaledo pasti terdapat tulang sum-sum sapi. Namun jika kita memesan Kaledo Talang, Maka yang di dalam mangkuk hanyalah kuah asam pedas yang berisi potongan daging tanpa tulang sum-sum. Untuk menikmati makanan Kaledo, kita bisa memilih isi yang ada di dalam mangkuk kaledo selain tulang sum-sum. Beberapa pilihan yang bisa dipilih adalah kikil, daging atau campuran kikil dan daging. Makan kaledo haruslah panas-panas karena jika dingin maka sum-sum yang ada di dalam tulang akan mengental dan tidak bisa di makan dengan sedotan. Kalau sudah demikian satu-satunya jalan adalah mengambilnya dengan gagang sendok. Kaledo ini disajikan dengan nasi putih atau singkong rebus. Bagi yang belum pernah merasakan Kaledo mungkin sedikit aneh bukan hehe..


3. Sayur Daun Kelor



Yang unik dari Sayur Kelor ini adalah pada daun yang digunakan sebagai bahan utama. Kalau di jawa daun kelor biasanya digunakan untuk bahan campuran pada air yang digunakan untuk memandikan mayat. Namun di Palu, daun kelor menjadi bahan utam sayur. Selain daun kelor, didalam sayur ini juga ada pisang muda yang di iris tipis-tipis. Menurut cerita masyarakat Palu, konon kabarnya siapapun yang makan sayur daun kelor ini, maka dia pasti akan kembali lagi ke Palu. Sayur daun kelor ini enak dinikmati dengan nasi jagung dan ikan bakar.


4. Nasi Jagung



Nasi jagung ini adalah jenis nasi yang terbuat dari campuran beras dan jagung. Jagung yang digunakan adalah jagung tua yang sudah dikeringkan. Biasanya nasi jagung ini di makan bersama dengan sayuran maupun lauk khas kaili seperti sayur daun kelor, wempoy, duo sale juga ikan bakar.


5. Duo Sale



Duo Sale adalah sejenis ikan yang di keringkan. Ikan yang digunakan adalah ikan teri yang dikeringkan. Mirip dengan ikan asin teri di Medan. Ikan teri ini di goreng dan di masak dengan bumbu pedas. Bumbu yang digunakan adalah cabe merah, tomat dan bawang merah. Duo Sale ini sangat nikmat dimakan bersama dengan nasi jagung.

                                                                                                                                                                 

   menikmati "KALEDO" kuliner khas kota Palu

© Copyright 2015 Antarworld Travel. Designed by Blogger Theme | Distributed By Templates. Powered by Blogger.