OBJEK WISATA DATARAN TINGGI DIENG

 

Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 12—20°C di siang hari dan 6-10°C di malam hari.

Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi: "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam

Berikut beberapa objek wisata di Dieng:


1. Telaga



Telaga Warna, sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung, Telaga Pengilon, yang letaknya bersebelahan persis dengan Telaga Warna, uniknya warna air di telaga ini bening seperti tidak tercampur belerang. Keunikan lain adalah yang membatasi Telaga Warna dengan Telaga Pengilon hanyalah rerumputan yang terbentuk seperti rawa kecil. Telaga Merdada, adalah merupakan yang terbesar di antara telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Airnya yang tidak pernah surut dijadikan sebagai pengairan untuk ladang pertanian. Bahkan Telaga ini juga digunakan para pemancing untuk menyalurkan hobi atau juga wisatawan yang sekadar berkeliling dengan perahu kecil yang disewakan oleh penduduk setempat.


2. Kawah



Sikidang, Sileri, Sinila (meletus dan mengeluarkan gas beracun pada tahun 1979 dengan korban 149 jiwa), Kawah Candradimuka.



3. Kompleks candi-candi Hindu



Candi Gatotkaca, Candi Bima, Candi Arjuna,Candi Semar, Candi Sembadra, Candi Srikandi, Candi Setyaki, Gangsiran Aswatama, dan Candi Dwarawati.


4. Gua



Gua Semar, Gua Jaran, Gua Sumur. Terletak di antara Telaga Warna dan Telaga Pengilon, sering digunakan sebagai tempat olah spiritual.


5. Sumur



Sumur Jalatunda cukup popular sebagai sumur ajaib dari daerah Banjarnegara. Keajaiban sumur Jalatunda, bisa kita temukan dari mitos seputar sumur Jalatunda yang berkembang di masyarakat. Meski Jalatunda memakai istilah sumur tapi bentuknya tidak berbentuk sumur pada umumnya. Karena penampakan fisik dari sumur Jalatunda justru mirip dengan kolam atau air yang tergenang di rawa-rawa.



6. Dieng Volcanic Theater



Theater untuk melihat film tentang kegunungapian di Dieng.



7. Museum



Museum Dieng Kaliasa menyimpan artefak dan memberikan informasi tentang alam (geologi, flora-fauna), masyarakat Dieng (keseharian, pertanian, kepercayaan, kesenian) serta warisan arkeologi dari Dieng. Memiliki teater untuk melihat film (saat ini tentang arkeologi Dieng), panggung terbuka di atas atap museum, serta restoran.



8.Mata air



Mata air Sungai Serayu, sering disebut dengan Tuk Bima Lukar (Tuk = mata air).

© Copyright 2015 Antarworld Travel. Designed by Blogger Theme | Distributed By Templates. Powered by Blogger.