Berlibur ke Indonesia Tanpa Visa



Pemerintah Indonesia memiliki program untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia selama bulan Januari hingga September 2014 mencapai 6,95 juta atau naik 8,31 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 6,41 juta turis. Tahun ini, pemerintah menargetkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia sebanyak 10 juta orang. Demi mencapai target kunjungan 10 juta wisatawan, maka pemerintah membebaskan turis asing dari kewajiban menggunakan visa untuk berlibur atau berkunjung ke Indonesia. Berikut lima negara yang bisa masuk ke Indonesia tanpa visa.



JEPANG



Jumlah wisatawan asal Jepang yang melakukan kunjungan ke Indonesia semakin meningkat dan naik hingga sekitar 7 persen pada tahun ini. Tujuan utama penerbangan wisatawan Jepang umumnya untukliburan ke Bali, namun tidak menutup kemungkinan mereka berkunjung ke destinasi wisata Indonesialainnya yang semakin terbuka, seperti Lombok atau Maluku.



CHINA



Wisatawan mancanegara asal China meningkat sekitar 30 persen pada tahun 2014. Kini wisman dari China menempati urutan ke-3 setelah Singapura dan Malaysia. Total wisman pada empat bulan pertama tahun 2014 adalah 2.974.684, yang lebih baik daripada periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar 2.664.176 orang wisman. Saat berlibur ke Indonesia, wisman dari China membidik wisata kuliner, belanja, budaya, dan wisata alam di Bali, Jogja, dan Lombok.



AUSTRALIA



Wisatawan mancanegara dari Australia lebih banyak mengunjungi Lombok, Jogjakarta, dan Bandung. Saat periode Januari hingga Maret, wisman dari Australia yang masuk Indonesia melalui Lombok sebanyak 4.962 orang. Wisman Australia ini sebagian besar menggunakan maskapai penerbangan Jetstar yang membuka rute Lombok-Perth.



KOREA SELATAN



Kontribusi pangsa pasar wisatawan asal Korea yang berkunjung untuk liburan cukup besar dilihat dari kunjungan yang semakin meningkat sejak tiga tahun terakhir. Pemerintah Indonesia semakin gencar melakukan promosi dengan mengadakan misi penjualan, mengikuti pameran pariwisata Internasional di Korsel, seperti di Busan International Travel Fair, Fair World Travel Fair dan Korsel Golf Show.



RUSIA



Munculnya pergolakan politik di negara Rusia turut mempengaruhi kunjungan wisman dari Rusia ke Bali dari 6.010 orang menjadi 5.115 orang. Adanya pembebasan visa ini diharapkan dapat menstimulasi kembali kedatangan wisman dari Rusia ke Indonesia.


Kelima negara ini adalah negara yang warga negaranya paling banyak mengunjungi Indonesia. Pemerintah Indonesia berharap, dengan adanya pembebasan visa maka dapat mendongkrak pendapatan bagi para pelaku usaha di bidang pariwisata termasuk pendapatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan devisa hingga US$540 juta setiap tahunnya. Pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan baru ini, dan berharap pemerintah daerah semakin gencar mempromosikan potensi wisata daerahnya masing-masing.