Tempat Wisata Film Laskar Pelangi

 

Diangkat dari kisah nyata, film Laskar Pelangi tidak hanya berhasil mengangkat tentang dunia pendidikan di Indonesia, tapi juga berhasil mengangkat nama Belitung ke seluruh dunia. Sekarang tidak hanya warga Indonesia, orang dari luar negeri pun turut mengunjungi pulau indah ini. Apalagi kalau bukan sekadar mengunjungi lokasi film yang diangkat dari novel Andrea Hirata. Penasaran? Yuk, kita jelajahi lebih dekat beberapa lokasi yang menjadi tempat pengambilan gambar dalam film Laskar Pelangi.

Kita mulai dari Kecamatan Gantong. Ya, di sinilah semua cerita bermula. Sebuah wilayah yang menjadi saksi bisu tentang sebuah sekolah yang hampir rubuh, namun menghasilkan murid-murid yang luar biasa. Kecamatan Gantong terletak di sebelah tenggara Pulau Belitung. Di sini, kamu bisa menemui wujud dari sekolah yang dimaksud dalam film Laskar Pelangi.

Sampai sekarang SD Muhammadiyah masih sempat menggunakan bangunan SD yang lama. Hanya saja, karena kondisinya sudah sangat tidak layak, akhirnya Andrea Hirata membangun replika SD yang sama persis, namun lebih kokoh. Sayangnya, bangunan inipun juga akhirnya tidak terawat.

SD Muhammadiyah
Lanjut ke lokasi berikutnya, masih ingat kan adegan para Laskar Pelangi sedang bermain di antara batu-batu besar di tepi pantai? Ya, salah satunya pantai tersebut adalah Pantai Bukit Batu. Terletak di sebelah utara Kecamatan Gantong, pantai ini terkenal memiliki rangkaian batu besar yang berdiri dengan indah. Tidak hanya batu besar yang menjadi daya tarik, pasir putih yang alami juga tidak jarang membuat wisatawan ingin mampir ke tempat ini.

Pantai Bukit Batu

Masih tentang pantai, tidak ketinggalan pula Pantai Tanjung Tinggi. Pantai ini dipakai saat adegan Ibu Muslimah berbincang dengan Sahara dan Kepala Sekolah. Letaknya agak jauh di barat Pulau Belitung, namun memiliki pemandangan yang tidak kalah dengan pantai lainnya di Pulau Belitung.

Pantai Tanjung Tinggi
Berikutnya, kita akan mampir ke Sungai Lenggang yang dikenal dalam cerita Laskar Pelangi memiliki buaya yang sangat besar. Sayangnya, buaya yang besar tersebut hampir tidak pernah terlihat. Namun jangan khawatir, karena di sungai ini, kamu bisa menemui Bendungan Pice. Bendungan besar ini berumur cukup tua, dibangun sejak tahun 1934.

Bendungan Pice
Terakhir, memang tidak bersentuhan langsung dengan film Laskar Pelangi, namun tempat ini dibangun berdasarkan cerita yang sama. Ya, selamat datang di Museum Kata milik Andrea Hirata. Di sini, kamu tidak hanya menemui berbagai pernak-pernik tentang Laskar Pelangi, namun kamu juga bisa menemui berbagai macam karya sastra milik Andrea Hirata. Dan kalau beruntung, kamu juga bisa berfoto langsung dengan Andrea Hirata, loh.

Museum Kata
Itulah beberapa tempat Laskar Pelangi yang kita lihat dalam film. Apakah Anda ingin mengunjungi tempat-tempat diatas ? Kalo jawabannya IYA, bergabunglah bersama kami di Antarworld Travel. Salam Travelling.

© Copyright 2015 Antarworld Travel. Designed by Blogger Theme | Distributed By Templates. Powered by Blogger.